Tampilkan postingan dengan label Berita Foto. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Berita Foto. Tampilkan semua postingan

27 Desember 2008

Perang Udara Operator Seluler

Oleh Sulastri


Di Desa Gawan, Kecamatan Sidoharjo, Kabupaten Sragen terdapat dua menara BTS yang terletak berdekatan. Hal ini seolah menggambarkan bahwa telah terjadi "perang udara" antar operator seluler. Hal ini terjadi sebelum muncul kebijakan penggunaan satu menara BTS untuk beberapa operator seluler. Keberadaan dua menara BTS ini menandai "perang udara" guna memberikan sinyal yang memuaskan bagi pelanggan di kawasan desa ini dan sekitarnya. Kini dengan adanya kebijakan penggunaan bersama menara BTS diharapkan "perang udara" ini tidak bertambah pesertanya. Mengapa ? Karena bisa memindahkan "hutan BTS" yang ada di kota ke desa.

Seluler Masuk Desa


Oleh Sulastri

Kini Teknologi seluler telah masuk desa. Foto di atas memperlihatkan dua menara BTS (Base Transceiver Station)yang ada di Desa Puro, Kecamatan Karangmalang, Kabupaten Sragen. Hal ini merupakan sesuatu yang menggembirakan karena memberikan kemudahan berkomunikasi bagi penduduk desa yang dulu sangat sulit untuk memasang telpon kabel.

Kampanye Parpol Vs Kampanye Operator Seluler

Oleh Sulastri

Musim kampanye partai politik (parpol) telah tiba. Mereka Bersaing ketat untuk memperebutkan suara rakyat. Kejujuran dan keberpihakan pada kepentingan rakyat sangat menentukan keberhasilan parpol untuk meraih kepercayaan dari rakyat. Pemasangan bendera parpol merupakan suatu cara untuk menarik hati rakyat. Kampanye ini ternyata juga dilakukan oleh operator telepon seluler yang juga melakukan pemasangan bendera mereka di tengah-tengah bendera parpol seperti tampak pada foto di atas. Di Jalan Sragen-Gemolong, tepatnya di sebelah utara Jembatan Gawan, kampanye operator seluler untuk mendapatkan pelanggan sebanyak-banyaknya berdampingan erat dengan kampanye parpol. Kedua kampanye ini sama-sama membutuhkan kejujuran. Parpol dituntut jujur kepada rakyat, sementara itu operator seluler juga dituntut jujur kepada pelanggan tentang tarif murahnya. Jangan ada dusta diantara kita ! Siapa yang jujur, dia yang menang !

24 Desember 2008

Terlalu Asyik Dengan Ponsel !

Oleh Romi Febriyanto Saputro


Kehadiran teknologi seluler di tanah air merupakan suatu hal yang cukup menggembirakan. Dengan telepon seluler (ponsel) seseorang dapat berkomunikasi lintas batas. Melintasi batas waktu dan tempat. Namun, apa jadinya bila ponsel menjadikan seseorang melintasi batas kesadaran jiwa. Terlalu asyik dengan ponsel menjadikan seorang petugas perpustakaan keliling terlena. Ia seharusnya asyik melayani pengunjung dalam mencari buku, bukan asyik dengan ponselnya. Ponsel memang perlu hadir dalam hidup kita, tetapi jangan korbankan tugas kita demi sebuah ponsel.

10 Desember 2008

Literasi Informasi Dalam Semangkuk Es Teler

Oleh Romi Febriyanto Saputro



Literasi merupakan kemampuan untuk memberdayakan informasi.
Laporan UNESCO tahun 2005 berjudul Literacy for Life menyebutkan bahwa ada hubungan yang erat antara literasi dengan kemiskinan.
Manusia yang memiliki kemampuan literasi ekonomi akan lebih mudah untuk mengakses informasi bisnis dan memberdayakannya menjadi sebuah usaha mandiri. Manusia kaya literasi memiliki kepercayaan diri yang tinggi untuk membuka usaha mandiri.
Penjual es teller di pinggir JL. Veteran Kota Sragen dalam foto di atas mencantumkan nomor ponselnya untuk memudahkan komunikasi dengan pelanggan. Suatu ide yang mencerminkan diri sebagai pribadi berliterasi. Mengingat tak semua penjual es teller melakukan hal ini.